Sabtu, 01 Oktober 2011

kado dari yang tercinta :)

Kau boleh kecewa, ketika hujan datang dan kau berdiri di balik jendela dengan penuh harap akan adanya aku yang datang dan menemanimu menari di bawah guyurannya. Percayalah aku tidak akan datang untuk itu, aku bukanlah penikmat hujan.

Atau kau boleh kecewa, ketika senja menghampiri dan kau duduk tersimpuh di bangku taman dengan penuh harap akan adanya aku yang datang dan memelukmu dalam naungan cahayanya. Percayalah aku juga tidak akan datang untuk itu,  aku bukanlah juga penikmat senja.

Tidak mungkin aku bisa mencintaimu dengan cara yang sederhana, karena dirimu bukanlah sesuatu yang sederhana, setidaknya bagiku. Dan entah bagaimana cara menilai keistimewaanmu, yang perlu dirimu ketahui adalah dalam setiap doaku ada namamu yang berhembus deras bersama nafasku. Itu saja yang kubisa untuk saat ini.

Selamat ulang tahun sayang, ridha Allah bersamamu. Dan aku yang dengan segala sadarku -mencintaimu dengan sangat, ternyata …..


di posting disini dan disini 

makasih sayang..

Minggu, 25 September 2011

Dulu dan Kini


Dulu, Aku adalah aku...
Hanya diriku sendiri tanpa orang lain yang bisa mengusik diriku. Keras, egois dengan segumpal keinginan yang harus terwujud. Dengan segala obsesi yang pantang bila tak terkabul.
Tapi semua itu telah berubah...
Diawali dengan aku mengenalmu. Berbicara denganmu membuatku melupakan semua keegoisanku. Mengerti dirimu membuatku melunak...Melunak bagai kapas. Kapas yang lembut tapi juga baik dalam menyembuhkan luka. kapas yang putih, yang bersih, dan mampu mengeringkan noda.
Kini semua luka dan noda itu hanya jadi catatan  masa lalu yang akan kuintip sesekali untuk jadi pelajaran. Bukan untuk kuingat dan membandingkannya denganmu. Dirimu adalah dirimu, dan aku tidak akan berusaha mengubahnya. Karena aku menyayangimu apa adanya dirimu.
Biarlah apa yang telah menjadi track record kita di masa lalu akan menjadi bekal kita agar tidak tersandung untuk kedua kalinya.